Tabrakan Beruntun di Sibolangit Telan Korban Jiwa, Sejumlah Orang Meninggal Dunia dan Lainnya Terluka

oleh -8 views
oleh
Tabrakan Beruntun di Sibolangit Telan Korban Jiwa, Sejumlah Orang Meninggal Dunia dan Lainnya Terluka
Foto : SBO - Ilustrasi
banner 1000x200

SATYA BHAKTI ONLINE | DELI SERDANG Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Jamin Ginting, tepatnya di kawasan Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (17/7/2026).

Peristiwa tragis yang melibatkan sejumlah kendaraan tersebut mengakibatkan korban jiwa serta sejumlah korban mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, kecelakaan beruntun yang diperkirakan terjadi sekira pukul 10.00 WIB itu, diduga bermula dari sebuah truk yang mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melintas di jalur menurun.

Kendaraan tersebut kemudian menghantam beberapa kendaraan lain yang berada di depannya hingga memicu tabrakan beruntun.

Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Sementara itu, petugas kepolisian, tenaga medis, dan warga sekitar bahu-membahu mengevakuasi korban dari kendaraan yang mengalami kerusakan parah.

Seluruh korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengidentifikasi seluruh korban, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Polisi juga telah mengamankan sopir truk yang diduga menjadi penyebab awal kecelakaan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Insiden tersebut menyebabkan arus lalu lintas di jalur wisata Medan–Berastagi mengalami kemacetan panjang.

Petugas memberlakukan pengaturan lalu lintas dan mengimbau para pengendara agar menggunakan jalur alternatif serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan Sibolangit yang dikenal memiliki tikungan tajam dan medan menurun.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kelayakan kendaraan, terutama sistem pengereman pada kendaraan angkutan barang yang melintasi jalur pegunungan.

Selain itu, pengemudi diimbau untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa.

Hingga saat ini, kepolisian masih terus memperbarui data jumlah korban meninggal dunia maupun korban luka-luka.

Masyarakat diminta menunggu informasi resmi dari aparat penegak hukum agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, mengingat data korban masih berkembang.  (red)

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

Kelalaian saat berkendara seperti, mengantuk, bermain ponsel, atau melaju ugal-ugalan, menuntut pertanggungjawaban.

Bagikan ke :