Dinilai Tak Peduli, Kades Tanjung Morawa-B, Bungkam Ditanya Soal Warganya Kembali Dilanda Banjir

oleh -965 views
oleh
Dinilai Tak Peduli, Kades Tanjung Morawa-B, Bungkam Ditanya Soal Warganya Kembali Dilanda Banjir
Dinilai Tak Peduli, Kades Tanjung Morawa-B, Bungkam Ditanya Soal Warganya Kembali Dilanda Banjir. (FOTO : SBO.Ist)
banner 1000x200
  • Warga Tuntut Tindak Lanjut Pemerintah Sebelum Menelan Korban

SATYA BHAKTI ONLINE  | TANJUNG MORAWA (DELI SERDANG) — Untuk kesekian kalinya, warga di Dusun 3, Desa Tanjung Morawa-B, Kacamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, kembali harus berjuang menghadapi banjir yang melanda kawasan permukiman mereka.

Kali ini, Senin 19/05/2025 sekira pukul 15 WIB hujan yang turun sekira satu jam lamanya itu, mengakibatkan genangan air hingga hampir setinggi pinggang orang dewasa merendam rumah, akses jalan, dan fasilitas umum.

Namun di tengah kepanikan warga, Kepala Desa Tanjung Morawa-B (Nazarianti) justru menjadi sorotan karena memilih bungkam saat dimintai keterangan oleh wartawan terkait penanganan banjir ini.

Baca Juga :

Kembali Diterjang Banjir, Warga Dusun 3 Tamora B Tuntut Tindak Lanjut Pemerintah Sebelum Menelan Korban

Padahal, warga sudah ketakutan rumahnya akan tenggelam, sebagaimana yang pernah terjadi sebelumnya.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Tanjung Morawa-B (Nazarianti) pun tak membuahkan hasil.

Warga Dusun 2 Tanjung Morawa B Kembali Dilanda Banjir
Warga Dusun 2 Tanjung Morawa B Kembali Dilanda Banjir. (FOTO : SBO/Ist)

Saat dimintai komentarnya melalui pesan WhatsApp (WA), sang kades (Nazarianti) yang sebelumnya menjabat anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Tanjung Morawa-B itu enggan memberikan keterangan apapun kepada awak media.

Sikap tersebut menuai kecaman dari sejumlah warga dan tokoh masyarakat yang merasa diabaikan.

“Saat warga butuh perhatian dan kepedulian, pemimpinnya malah menghindar. Ini bukan kali pertama beliau diam saat warga mengalami musibah,” kata beberapa warga setempat.

Warga berharap ada perhatian lebih serius, bukan hanya dari pemerintah desa, tetapi juga dari pemerintah kecamatan dan kabupaten, agar penanganan banjir tidak terus berulang tanpa solusi nyata.

  • Warga Tuntut Tindak Lanjut Pemerintah Sebelum Menelan Korban

Untuk diketahui, warga Dusun 3, Desa Tanjung Morawa B yang kembali dilanda banjir itu, menuntut tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Pemerintah Kecamatan Tamora dan Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjung Morawa B.

Dalam hal ini, warga berharap pemerintah yakni, Pemdes Tanjung Morawa B, Pemerintah Kecamatan Tamora dan Pemkab Deli Serdang segera ada tindak lanjut agar banjir tidak terjadi berulang-ulang.

“Kalau bisa secepatnya pihak-pihak terkait mengambil langkah penanganan, warga sudah lama menunggu,” ungkap warga

Terkait banjir yang sudah berulangkali terjadi itu, warga mengungkapkan, hal tersebut sudah diketahui semua pihak yang ada di Kabupaten Deli Serdang.

Namun, warga menilai pihak pemerintah yang dalam hal ini Pemdes Tanjung Morawa-B hingga Pemkab Deli Serdang masih saja tutup mata dan terlinga atas permasalahan itu.

Padahal, kata salah seorang warga, andaikan pemerintah yang ada di Kabupaten Deli Serdang ini tidak tutup mata dan telinga serta segera bertindak cepat dan tegas untuk menormalisasi saluran air (drainase) tersebut, maka banjir tidak akan terjadi, walaupun hujan turun dengan sangat deras dan masyarakatpun tidak akan kebanjiran.

Atas kejadian itu, kepada pemerintah melalui instansi terkait, masyarakat meminta untuk tidak tutup mata dan terlinga atas permasalahan banjir itu dan segera bertindak cepat dan tegas agar permukiman warga tidak kebanjiran lagi apabila hujan turun.

Warga korban kebanjiran itu juga menuturkan bahwa mereka (warga, red) tidak menginginkan pemerintah membuka mata dan telinganya atas masalah banjir itu, apabila banjir tersebut sudah menelan korban jiwa.

Kepada Satya Bhakti Online, warga mengaku, sudah bosan dengan banjir yang senantiasa melanda rumahnya itu.

Dalam hal ini, warga mengaku sangat menyayangkan pihak pemerintah setempat yang seolah menutup mata dan telinga atas banjir rutin ini.

Menurut beberapa warga, kondisi banjir itu, diperparah dengan sistem drainase yang tidak berfungsi baik.

“Diperkirakan, banjir akan terus terjadi, apabila sistem drainase yang ada, tidak diperbaiki,” ungkap seorang warga.

Padahal, ungkap warga setempat,  untuk membebaskan masyarakat Dusun 3, Desa Tamora-B, khususnya warga Jalan Karya Dharma Gang Romantis, dari banjir yang hingga kini masih  menghantui itu, dipastikan pintu-pintu air yang ada di sepanjang saluran air harus dibongkar. (red)

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

Renungan :

“Seorang raja harus menjaga kesejahteraan rakyatnya seperti seorang ayah terhadap anak-anaknya.”

Bagikan ke :