Profil AKBP Aditya Simangara, Nahkoda Baru Polres Pelabuhan Belawan
SATYA BHAKTI ONLINE | MEDAN BELAWAN – Kursi kepemimpinan di Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Belawan resmi berganti nahkoda.
Berdasarkan keputusan mutasi terbaru dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), AKBP Aditya Simangara Pratama Sembiring Muham, S.I.K. resmi mengemban amanah baru sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan yang baru.
Perwira menengah yang dikenal tegas ini hadir menggantikan AKBP Rosef Efendi, S.I.K., M.H., CPHR., yang telah menyelesaikan masa tugasnya di wilayah hukum pesisir Medan Utara tersebut.
Selanjutnya, AKBP Rosef Efendi berpindah tugas untuk menduduki jabatan strategis baru sebagai Kapolres Labuhanbatu Selatan (Labusel).
Klik dan Tonton Yourube SBO : Penyegaran Internal, Puluhan Perwira Polrestabes Medan beseta jajaran Dimutasi
Skema pertukaran posisi (cross-mutation) ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Nomor 1335/6/KEP/2026 tertanggal 25 Juni 2026.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel di jajaran Kepolisian Daerah Sumatra Utara (Polda Sumut).
Profil AKBP Aditya Simangara, Nahkoda Baru Polres Pelabuhan Belawan
Sebelum dipercaya memimpin Polres Pelabuhan Belawan, AKBP Aditya Simangara telah mengukir rekam jejak yang solid saat menjabat sebagai Kapolres Labuhanbatu Selatan.
Selama masa kepemimpinannya di Labusel, ia dikenal sebagai sosok perwira yang dekat dengan masyarakat, religius, serta responsif dalam menangani berbagai gangguan kamtibmas.
Di bawah komandonya, Polres Labusel aktif menjalankan berbagai program dialogis yang melibatkan tokoh agama, tokoh pemuda, dan elemen masyarakat.
Pendekatan humanis yang dikombinasikan dengan penegakan hukum yang tegas menjadikannya figur yang dihormati di wilayah tugas sebelumnya.
Pengalaman matang ini dinilai menjadi modal besar bagi AKBP Aditya dalam menghadapi karakteristik wilayah Belawan yang dinamis.
Tantangan Baru di Wilayah Hukum Pesisir Belawan
Sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan yang baru, AKBP Aditya Simangara dihadapkan pada sejumlah tantangan kamtibmas yang khas di wilayah Medan Utara.
Wilayah ini dikenal memiliki mobilitas tinggi karena keberadaan pelabuhan internasional, sekaligus memiliki kerawanan sosial seperti aksi tawuran antarpemuda, premanisme, dan peredaran gelap narkotika.
Masyarakat Belawan menaruh harapan besar agar AKBP Aditya dapat melanjutkan sekaligus meningkatkan fondasi keamanan yang telah dibangun dengan sangat baik oleh AKBP Rosef Efendi.
Sinergitas dengan Forkopimda Kota Medan, TNI, instansi maritim, serta para tokoh masyarakat akan menjadi kunci utama dalam menjaga kondusifitas lingkungan pelabuhan dan sekitarnya agar tetap aman, damai, dan kondusif. (red)

Editor/Publish : Antonius Sitanggang














