Skip to content
30 September 2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
SATYA BHAKTI ONLINE

SATYA BHAKTI ONLINE

Mengedepankan Hati Nurani & Kebenaran

banner-promo-full-sidenews

Connect with Us

  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
Primary Menu
  • SBO HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • SUMUT
      • MEDAN
      • BELAWAN
      • DELI SERDANG
      • SERDANG BEDAGAI
      • TEBING TINGGI
      • ASAHAN
      • BATUBARA
      • TANJUNG BALAI
      • LABURA
      • LABUHANBATU
      • LABUSEL
      • PADANGLAWAS
      • PADANGLAWAS UTARA
      • P SIDIMPUAN
      • MADINA
      • TAPSEL
      • BINJAI
      • LANGKAT
      • KARO
      • DAIRI
      • PAK-PAK BHARAT
      • P SIANTAR
      • SIMALUNGUN
      • TOBA
      • SAMOSIR
      • HUMBAHAS
      • TAPUT
      • SIBOLGA
      • TAPTENG
      • GUNUNG SITOLI
      • NIAS
      • NIAS BARAT
      • NIAS SELATAN
      • NIAS UTARA
    • SUMATERA BARAT
      • PASAMAN
      • PASAMAN BARAT
    • RIAU
      • PELALAWAN
  • TRIBRATA
    • MABES POLRI
    • POLDA SUMUT
      • POLRESTABES MEDAN
      • POLRES PELABUHAN BELAWAN
      • POLRESTA DELI SERDANG
      • POLRES SERDANG BEDAGAI
      • POLRES TEBING TINGGI
      • POLRES ASAHAN
      • POLRES BATUBARA
      • POLRES TANJUNGBALAI
      • POLRES LABUHAN BATU
      • POLRES LABUSEL
      • POLRES PADANGLAWAS
      • POLRES P SIDIMPUAN
      • POLRES TAPSEL
      • POLRES MADINA
      • POLRES BINJAI
      • POLRES LANGKAT
      • POLRES KARO
      • POLRES DAIRI
      • POLRES PAKPAK BHARAT
      • POLRES P SIANTAR
      • POLRES SIMALUNGUN
      • POLRES TOBA
      • POLRES SAMOSIR
      • POLRES HUMBAHAS
      • POLRES TAPUT
      • POLRES SIBOLGA
      • Polres Nias
      • Polres Nias Selatan
      • POLRES TAPTENG
    • POLDA RIAU
      • POLRES BENGKALIS
      • POLRES PELALAWAN
    • POLDA SUMBAR
      • POLRES KAMPAR
  • ADHIYAKSA
  • OPINI
  • HUKUM
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KORUPSI
  • KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • RAGAM
    • BUDAYA
    • FOTO
    • BERITA DUKACITA
    • PROFIL
    • SOSIAL
    • VIDEO
    • YOU TUBE
    • Uncategorized
YOUTUBE SBO
  • Home
  • OPINI
  • Dari Tanah Subur ke Kandang Makmur Hadir untuk Seluruh Negeri
  • NASIONAL
  • OPINI

Dari Tanah Subur ke Kandang Makmur Hadir untuk Seluruh Negeri

admin 29 Mei 2025 3 minutes read
Hadir untuk Seluruh Negeri Dari Tanah Subur ke Kandang Makmur

Hadir untuk Seluruh Negeri Dari Tanah Subur ke Kandang Makmur (FOTO : SBO/Ist)

Oleh :

Brigjen Pol (Purn) Drs. Adv. Fasial Abdul Naser, MH

JAKARTA | SATYA BHAKTI ONLINE –  Pada awal Juni 2025, Presiden RI dijadwalkan akan menghadiri panen raya jagung secara serentak di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah, serta masyarakat petani.

Presiden Republik Indonesia akan hadir secara virtual, menandakan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan swasembada pangan.

Polri, melalui gugus tugas ketahanan pangan, telah aktif menggerakkan masyarakat dan kelompok tani untuk menanam jagung, serta mendukung distribusi hasil panen.

Pemanfaatan dan pengembangan ladang jagung tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan sektor usaha agribisnis di Indonesia.

Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat petani menciptakan ekosistem agribisnis yang lebih kuat dan berdaya saing.

Menurut Brigjen Pol (Purn) Drs. Adv. Fasial Abdul Naser, M.H. pengamat agribisnis yang saat ini juga dipercaya sebagai Chairman Executive Liaison Staff PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk, memandang optimalisasi pengembangan sektor usaha agribisnis sangat penting guna mewujudkan program ekonomi hijau yang berkelanjutan.

Pengalamannya dalam perusahaan multinasional  tersebut khususnya di bidang peternakan dan pakan ternak melihat besarnya peluang dan dukungan agribisnis sebagai motor penggerak ekonomi hijau.

Indonesia memiliki potensi agribisnis yang sangat besar dan dapat menjadi motor penggerak ekonomi hijau nasional.

”Agribisnis tidak hanya berperan dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan petani, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja hijau, mendukung pembangunan rendah karbon, serta mengurangi intensitas emisi nasional. Dari tanah subur ke pangan lestari untuk seluruh negeri,” ujar Faisal dalam paparannya di hadapan media pada 28 Mei 2025 di Jakarta.

Diperlukan diversifikasi produk pertanian, pemanfaatan pasar domestik yang luas, serta peningkatan ekspor sebagai peluang utama dalam pengembangan agribisnis berbasis ekonomi hijau.

”Indonesia memiliki potensi agribisnis yang sangat besar, dan mampu diarahkan untuk berorientasi pada konsep ekonomi hijau atau green economy,” kata Faisal Abdul Naser. 

Konsep green economy atau ekonomi hijau adalah gagasan pengembangan ekonomi yang menitikberatkan pada pertumbuhan berkelanjutan, dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.

 

Tujuannya adalah menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan sosial.

”Dalam konteks pengembangan ladang jagung, penerapan ekonomi hijau berarti mendorong produksi pertanian yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

”Panen Kalimantan Barat  pada Juni nanti diperkirakan mencapai 56.000 Ha, juga di provinsi-provinsi lain. Saya optimis, Indonesia memiliki peluang green economy yang besar di sektor pertanian, yaitu sektor agribisnis,” tambah Faisal.

Pengembangan ladang jagung oleh pemerintah bersama masyarakat membuka sejumlah peluang strategis di sektor agribisnis, antara lain diversifikasi produk pertanian yang dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing hasil pertanian, pemanfaatan potensi pasar domestik yang sangat besar untuk produk jagung dan turunannya, budaya konsumsi produk hewani yang terus tumbuh, di mana jagung menjadi bahan baku utama pakan ternak, serta peningkatan permintaan ekspor jagung seiring dengan pertumbuhan industri pangan dan pakan global.

Faisal melihat pentingnya peran agribisnis dalam ekonomi hijau, dimana perlu menekankan pentingnya optimalisasi sektor agribisnis yang merupakan kunci mewujudkan program ekonomi hijau yang berkelanjutan di Indonesia.

Dalam paparannya, Faisal menilai bahwa pengembangan usaha agribisnis harus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan, efisien dalam penggunaan sumber daya, dan berorientasi pada keberlanjutan sosial serta lingkungan.

Keterlibatan aktif Polri dalam program ketahanan pangan membuktikan bahwa institusi ini tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Polri menjadi motor penggerak transformasi sektor agribisnis, sekaligus pilar penting dalam menjaga ketahanan nasional dan mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai negara agraris yang mandiri, sejahtera, dan berwawasan lingkungan. ****

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

Renungan :

“Seorang raja harus menjaga kesejahteraan rakyatnya seperti seorang ayah terhadap anak-anaknya.”

About the Author

admin

Administrator

Visit Website View All Posts
Share
Tweet
Post
Send
Send

Post navigation

Previous: Tersandung Kasus Narkoba, Iden Terduga Pelaku Berbagai Kejahatan itu Diciduk Polsek Beringin
Next: Masuk DPO, Godol Ditangkap Tim SIRI Kejagung RI Bersama TNI Kodam I/BB Dan Batalyon Raider

Berita Terkait

Ketika Korban Sudah Melapor, Tapi Pengrusakan Kembali Terjadi
  • DELI SERDANG
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • OPINI

Ketika Korban Sudah Melapor, Tapi Pengrusakan Kembali Terjadi: Ada Apa dengan Respons Polisi?

admin 23 September 2026
Jika RUU Perampasan Aset Tak Kunjung Disahkan Hingga 15 Desember 2026, Pimpinan DPR RI Janji Undurkan Diri dari Jabatan dan Anggota DPR RI
  • KORUPSI
  • NASIONAL
  • PERISTIWA

Jika RUU Perampasan Aset Tak Kunjung Disahkan Hingga 15 Desember 2026, Pimpinan DPR RI Janji Undurkan Diri dari Jabatan dan Anggota DPR RI

admin 27 Agustus 2026
Didemo Massa AMPB, DPR RI Janji akan Mengesahkan RUU Perampasan Aset Paling Lambat 15 Desember 2026
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK

Didemo Massa AMPB, DPR RI Janji akan Mengesahkan RUU Perampasan Aset Paling Lambat 15 Desember 2026

admin 27 Agustus 2026

HOT NEWS

  • Bantu Urai Kemacetan, Polres Tebing Tinggi Kawal Ketertiban Lalulintas di Titik Rawan
    👁 5 kali dibaca
  • Jika RUU Perampasan Aset Tak Kunjung Disahkan Hingga 15 Desember 2026, Pimpinan DPR RI Janji Undurkan Diri dari Jabatan dan Anggota DPR RI
    👁 6 kali dibaca
  • Didemo Massa AMPB, DPR RI Janji akan Mengesahkan RUU Perampasan Aset Paling Lambat 15 Desember 2026
    👁 7 kali dibaca
  • Aspek Hukum Pewarisan Rumah di Lahan Perkebunan
    👁 9 kali dibaca
  • Renungan Kemerdekaan : Kemerdekaan Bangsa Tak Akan Utuh Jika Rakyat Masih Kehilangan Ruang Hidup di Negerinya Sendiri
    👁 10 kali dibaca
  • Diduga Sarat Korupsi, Proyek Saluran Irigasi di Desa Namo Suro Baru Dikerjakan Tanpa Plank Proyek dan Gunakan Material Diduga Ilegal
    👁 12 kali dibaca
  • Tabrakan Beruntun di Sibolangit Telan Korban Jiwa, Sejumlah Orang Meninggal Dunia dan Lainnya Terluka
    👁 18 kali dibaca
  • Kenali Gejala dan Penyebab Gangguan Penglihatan serta Cara Mencegah Kebutaan Sejak Dini
    👁 19 kali dibaca
  • Gelar Operasi GSN Di Dusun I, Desa Kampung Pajak, Polsek NA IX-X Kembali Tangkap Satu Terduga Pengedar Narkoba
    👁 20 kali dibaca
  • Proses Hukum LP Nomor: STTPL/B/30/V/2025 Tertanggal 8 Mei 2025 Mondar-mandir dari Polresta Deli Serdang ke Kejari Deli Serdang Bagaikan Permainan Bola Pingpong
    👁 21 kali dibaca
Dilhat 531 kali
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Instagram
Copyright © SATYA BHAKTI ONLINE 2020 - 2026 | MoreNews by AF themes.