Foto : SBO- Ilustrasi
Faktor usia, paparan sinar ultraviolet secara berlebihan, kebiasaan merokok, pola hidup tidak sehat, serta kurangnya pemeriksaan mata secara berkala juga dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan penglihatan.
Penggunaan perangkat digital dalam waktu lama juga dapat menyebabkan mata lelah dan tidak nyaman, meskipun tidak semua keluhan akibat penggunaan layar berarti telah terjadi kerusakan mata permanen.
Lantas, bagaimana cara mencegah kebutaan sejak dini?
Menjawab itu, dengan mengaku seorang Optometris yang sekaligus owner YZ Optik, Elva Khairia Fahmi, S.Tr.Kes mengungkapkan, langkah pertama adalah melakukan pemeriksaan mata secara rutin, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko atau mengalami perubahan pada penglihatan.
Menurutnya, pemeriksaan mata dapat membantu mendeteksi gangguan yang terkadang belum menimbulkan gejala jelas, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih awal.
Menjaga pola hidup sehat juga penting untuk mempertahankan kesehatan mata.
Konsumsi makanan bergizi yang mendukung kesehatan tubuh, menjaga kadar gula darah dan tekanan darah, berhenti merokok, serta menggunakan pelindung mata ketika berada di lingkungan berisiko dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan.
Masyarakat juga perlu memperhatikan kebiasaan saat menggunakan perangkat digital.
Berikan waktu istirahat bagi mata, atur pencahayaan ruangan dengan baik, dan hindari penggunaan layar secara berlebihan tanpa jeda.
Anak-anak juga perlu mendapatkan perhatian khusus agar masalah penglihatan dapat diketahui sedini mungkin dan tidak mengganggu proses belajar maupun perkembangan mereka.



