Bertekad Berantas Buta Huruf Al-Qur’an, HMP Dirikan Rumah Tahfiz di Luat Pahae. (FOTO : SBO)
SATYA BHAKTI ONLINE | LUAT PAHAE (TAPANULI UTARA) – Bertekad Berantas Buta Huruf Al-Qur’an, Himpunan Muslim Luat Pahae (HMP) dengan semangat dakwah dan kepedulian terhadap pendidikan keagamaan dirikan Rumah Tahfiz di Luat Pahae.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen HMP dalam memberantas buta huruf Al-Qur’an, khususnya di kalangan generasi muda dan masyarakat pelosok yang kesemuanya itu disambut antusias oleh warga setempat yang selama ini mendambakan fasilitas pendidikan agama yang memadai.
Adapun keberadaan Rumah Tahfiz yang diberi nama “Rumah Tahfiz Al Qur’an (RTQ) Luat Pahae itu, berlokasi di Desa Suka Maju, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, Propinsi Sumatera Utara.
Baca Juga :
Terkait pemberantasan buta huruf Al-Qur’an, Ketua HMP (H.Jhonny Siahaan) mengungkapkan, program ini tidak hanya fokus pada hafalan, tetapi juga pembelajaran membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Hingga saat ini, ungkap Ketua HMP itu, RTQ Pahae telah menampung sekira 50 santri, baik yang fokus pada hafalan maupun mereka yang memperdalam bacaan Al-Qur’an.
“Ini adalah ikhtiar kecil kami untuk membangun generasi Qur’ani di kampung halaman. Kami ingin anak-anak Luat Pahae tumbuh dengan akhlak mulia dan bekal ilmu agama yang kuat,” ungkap Ketua HMP itu kepada SATYA BHAKTI ONLINE, beberapa waktu lalu.
Menurut H.Jhonny Siahaan, RTQ Pahae akan terbuka untuk semua kalangan tanpa biaya dengan target utama anak-anak usia sekolah dan remaja yang dibimbing oleh para pengajar berpelangaman dengan latar belakang pendidikan agama.
“Dengan hadirnya Rumah Tahfiz ini, HMP berharap dapat menjadi pelopor gerakan literasi Al-Qur’an di kawasan Tapanuli Utara, serta menginspirasi komunitas lainnya untuk turut serta dalam pembangunan pendidikan Islam yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Ketua HMP itu lagi.
Terkait sumber dana, H Jhonny Siahaan mengungkapkan, sumber dana pembangunan RTQ Pahe itu berasal dari sumbangan para donatur, terutama warga muslim asal Pahae yang merantau maupun yang tinggal di Bona Pasogit.
Kini,ungkap Ketua HMP itu lagi, walaupun sudah berdiri dan beroperasi, RTQ Pahae masih membutuhkan dana tambahan untuk menyelesaikan pembangunan lainnya, seperti mushola dan kamar mandi.

Guna melanjutkan pembangunan yang kini sedang berjalan, panitia pembangunan yang tergabung dalam HMP membuka pintu kepada para donatur guna membantu dengan memberikan bantuan yakni infaq dan shadaqahnya berupa materi dan atau bahan material bangunan.
“Kepada para donatur yang ingin membantu pembangunan musholah RTQ Luat Pahae berupa materi dapat menyalurkan infaq dan shadaqahnya ke Rekening Panitia di Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan nomor : 036701001657563,” pungkas Purnawiran Polisi yang kini menjabat Ketua HMP itu.
Untuk diketahui, Tahfiz Al-Quran adalah kegiatan menghafal Al-Quran.
Istilah ini berasal dari bahasa Arab “hafidza” yang berarti menjaga atau memelihara.
Dalam konteks Al-Quran, tahfiz berarti menghafal ayat-ayat suci Al-Quran dan menjaga hafalan tersebut agar tidak terlupakan yang tujuan utamanya adalah untuk menjaga, mengingat, dan mengamalkan Al-Quran.
Sementara itu, Rumah Tahfiz Luat Pahae adalah sebuah lembaga pendidikan Al-Quran yang berlokasi di Desa Suka Maju, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Lembaga ini didirikan dengan tujuan untuk memberantas buta huruf Al-Quran dan membimbing santri dalam mendalami serta menghafal Al-Quran.
RTQ Luat Pahae menawarkan program khusus bagi santri yang ingin mendalami dan menghafal Al-Quran, dengan bimbingan dari para da’i.
Program ini terbuka untuk umum bagi siapa saja yang berminat.
Hingga kini, pembangunan Rumah Tahfiz juga membutuhkan dukungan material.
Jika Anda tertarik untuk berkontribusi dalam pembangunan Rumah Tahfiz ini dengan menyalurkan infaq dan shadaqahnya ke Rekening Panitia di Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan nomor : 036701001657563. (RED)
Klik dan Tonton YOUTUBE SATYA BHAKTI ONLINE Sampai Selesai.
Jangan lupa Share, Koment dan Tekan Tombol Like, Subscriber serta Tanda Lonceng agar dapat berita yang terupdate setiap hari. Terima Kasih.
Editor : Antonius Sitanggang
Renungan :
“Jangan menunda berbuat baik.”
