Foto : SBO - Ist
SATYA BHAKTI ONLINE | MEDAN — Akhirnya, Musyawarah Cabang (Muscab) Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) Kota Medan Tahun 2026 kembali menetapkan Kombes Pol (Purn) Teguh Slamet Karyono sebagai Ketua PP Polri Kota Medan untuk periode 2026–2031.
Saat itu, 24 Agustus 2026, Teguh Slamet Karyono yang diketahui mejabat Ketua PP Polri Kota Medan pada periode 2023-2026 itu merupakan calon tunggal dalam proses pemilihan dalam Muscab 2026 yang berlangsung Senin 24 Agustus 2026 di Andaliman Hall, Jalan Abdulah Lubis, Medan.
Dengan demikian, kepemimpinannya di organisasi para purnawirawan Polri di Kota Medan berlanjut untuk lima tahun ke depan.
Kembalinya Teguh Slamet Karyono sebagai Ketua PP Polri Kota Medan menjadi perhatian karena organisasi tersebut memiliki peran dalam menjaga komunikasi, soliditas, serta hubungan kelembagaan para purnawirawan kepolisian di tengah masyarakat.
Calon Tunggal, Kembali Dipercaya Memimpin
Dengan dihadiri langsung Ketua PP Polri Sumut (Irjen Pol (Purn) Drs. Robert Aritonang), proses pemilihan Muscab PP Polri Kota Medan 2026 yang dihadiri sekira 122 yakni para peserta dan para undangan itu, berlangsung dengan mengedepankan mekanisme organisasi.
Akhirnya, nama Kombes Pol (Purn) Teguh Slamet Karyono menjadi satu-satunya kandidat yang maju sebagai calon ketua.
Kepercayaan tersebut sekaligus menunjukkan masih kuatnya dukungan terhadap kepemimpinan Teguh untuk melanjutkan program organisasi hingga 2031.
Dengan terpilihnya kembali sebagai ketua, Teguh diharapkan mampu membawa PP Polri Kota Medan semakin solid dan aktif dalam menjalankan berbagai agenda organisasi.
Tantangan Kepemimpinan Periode 2026–2031
Periode kepemimpinan 2026–2031 tentunya tidak hanya menjadi kelanjutan dari kepengurusan sebelumnya, tetapi juga menghadirkan tantangan baru.
PP Polri dituntut mampu menjaga kekompakan para purnawirawan, memperkuat komunikasi antarpengurus, serta tetap berkontribusi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Pengalaman dan latar belakang Teguh Slamet Karyono sebagai purnawirawan perwira menengah Polri diharapkan menjadi modal dalam menjalankan roda organisasi selama lima tahun mendatang.
Selain menjaga soliditas internal, keberadaan PP Polri juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga nilai-nilai pengabdian, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
Bukan Sekadar Pergantian Kepengurusan
Muscab PP Polri Kota Medan 2026 bukan hanya menjadi momentum memilih ketua baru, tetapi juga menjadi forum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menentukan arah program kerja ke depan.
Terpilihnya kembali Teguh Slamet Karyono memberikan kesinambungan terhadap kepemimpinan organisasi.
Publik tentu berharap kesinambungan tersebut diikuti dengan program nyata yang memberikan manfaat, baik bagi anggota PP Polri maupun masyarakat Kota Medan.
Dengan masa jabatan 2026–2031, tantangan berikutnya adalah bagaimana kepemimpinan Teguh mampu menerjemahkan kepercayaan organisasi tersebut menjadi kerja nyata.
Fokus pada Soliditas dan Pengabdian
Sebagai organisasi yang menaungi para purnawirawan Polri, PP Polri memiliki modal pengalaman dan jaringan yang dapat terus diarahkan untuk kegiatan sosial serta kemasyarakatan.
Karena itu, kepemimpinan Teguh Slamet Karyono diharapkan dapat memperkuat semangat pengabdian meskipun para anggotanya telah memasuki masa purnatugas.
Muscab 2026 akhirnya menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk menjalankan amanah hingga 2031.
Kombes Pol (Purn) Teguh Slamet Karyono kembali dipercaya memimpin PP Polri Kota Medan.
Kini, tantangannya adalah membuktikan bahwa kepercayaan tersebut dapat diwujudkan melalui kepemimpinan yang solid, program yang konkret, serta kontribusi yang dirasakan anggota dan masyarakat. (red)
Editor/Publish : Antonius Sitanggang




